Minggu, 23 Desember 2018

Pertanian Aquaponik Sebagai Solusi Perubahan Fungsi Lahan

Pertanian Aquaponik Sebagai Solusi Perubahan Fungsi Lahan
Penulis : Gladi Melania K. N
Jenis: Esai

Pertanian Indonesia semakin tak pasti. Terlepas dari pengaruh perubahan iklim dan cuaca yang begitu acak 3 tahun terakhir, perkembangan perkotaan dan perubahan fungsi lahan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi. Tidak bisa dipungkiri bahwa perkembangan pembangunan kota itu penting. Tapi sangat disayangkan terkadang tidak disertai dengan kesadaran dan pengetahuan pengolahan lahan yang baik.  Munculah beberapa masalah baru seperti air yang tercemar libah rumah tangga juga lahan yang kian menyempit dikarenakan alih fungsi.

Selain itu, masih banyak pertanian yang menggunakan pupuk kimia. Pengunaan pupuk kimia untuk jangka panjang mengahasilkan efek yang sangat buruk bagi lahan. Ini bisa menurunkan produktifitas lahan dan pada akhirnya akan terjadi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Kemudian kondisi tanah akan menjadi tidak subur dan untuk mengembalikan lahan ke kondisi prima hingga lepas dari ketergantungan membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Menurut saya salah satu pekerjaan yang besar untuk bangsa ini yang biasa memenuhi pangan dalam negri. Tiap tahun kebutuhan pangan di Indonesia terus meningkat. Sayangnya dikarenakan beberapa faktor itu sektor pertanian Indonesia tidak bisa memenuhi kebutuhan yang meningkat ini.
Pertanian modern adalah salah satu jawaban yang bisa diterapkan pada kondisi seperti ini. Salah satu yang menurut saya akan berdampak besar adalah Metode pertanian Aquaponik. Metode pertanian aquaponik adalah gabungan dari sistem Hidroponik dan peternakan ikan. Hidroponik adalah cara bercocok tanam yang mengandalkan nutrisi yang dibuat dan diberikan dengan cara terpisah serta dikirimkan melalui air. Sedangkan aquaponik memanfaatkan kotoran yang dikeluarkan oleh ikan yang diuraikan dan dirubah oleh jenis-jenis bakteri tertentu melalui proses nitrifikasi menjadi nutrisi untuk diserap tanaman tersebut sebagai makanannya.

Selain karena teknik pertanianya yang bisa memanfaatkan lahan sempit, petani bisa melakukan pertanian dan ternak ikan di waktu yang sama. Metode ini bias diterapkan dilahan pertanian yang sempit. Bahkan bisa diterapkan diperkotaan. Jika banyak yang menerapkan metode ini jelas akan membawa perubahan pada  perekonomian dan khususnya kemampuan memenuhi kebutuhan pangan daerah atau bahkan nasional jika pemerinta ataupun organisasi terkain bias ikut membantu.
Saya berharap bisa mengembangkan metode aquaponik untuk mempercepat petumbukan dan siklus panen tanaman-tanaman tertentu.

Artikel di atas merupakan esai pada ospek organik fakultas pertanian mahasiswa baru universitas muhammadiyah purwokerto (UMP) tahun 2018 yang masuk dalam kategori pertama dalam lomba esai dan presentasi.
Masih banyak esai yang bagus dan membawa tulisan esai anda lebih baik, diatas adalah salah satu contoh kecil dan sederhana saja.
Semoga artikel di atas dapat membantu untuk membuat esai terimakasih.

continue reading Pertanian Aquaponik Sebagai Solusi Perubahan Fungsi Lahan

Metode pengolahan ikan menjadi tepung ikan

Pengolahan hasil sumber daya alam seperti sayuran, buah, perkebunan, dan perikanan sudah tidak asing lagi di dengar di telinga.
Setiap orang berlomba lomba menghasilkan cipta karya pangan baru, mapupun hasil invoasi sumber daya alam yang sudah ada menjadi olahan yang lebih baik dan berkualitas lagi.

Salah satu hasil pengolahan sumber daya alam yang akan saya bahas adalah pengolahan hasil perikanan air tawar.
Dapat kita ketahui bahwa didalam ikan memiliki kandungan protein dan lemak ikan yang sangat baik bagi pertumbuhan tulang dan kecerdasan otak serta masih banyak kandungan lain di dalam nya yang menyehatkan tubuh kita.

Salah satu pengolahan ikan yang akan dilakukan yaitu pembuatan tepung ikan. Tepung ikan dapat kita jadikan sebagai tepung suplemen tubuh karena kandungan tepung ikan jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tepung terigu dan tapioka.

Langkah atau metode pembuatan tepung ikan yaitu sebagai berikut.
Persiapan alat:
1. Baskom
2. Kompor dan gas
3. Oven.
4. Panci.
5. Pisau.
6.  Loyang.
7.blander
8.ayakan
9. Kemasan

Perisapan bahan:
1. Ikan (1kg).
2. Jeruk nipis (1/2 kg).
3. Air.

Langkah pembuatan:
1. Bersihkan ikan (jika ikan bersisik maka bersikan sisik nya).
2. Filet ikan dan ambil daging nya saja, bersihkan duri yang tampak bila perlu.
3. Cuci filetan daging dan potong kecil-kecil atau bisa potong dengan model dadu.
4. Siapkan panci, masukan air kedalam panci kemudian masukan potongan-potongan kecil ikan tadi dan belah jeruk nipis lalu peras di atas ikan.
5. Rebus ikan dalam ali sedang sampai daging berubah warna sekitar 15-25 menit.
6.setelah ikan matang matikan kompor lalu tiriskan ikan.
7.tata potongan ikan di atas loyang, bila perlu cincang-cincang kembali ikan untuk mempercepat proses pengeringan.
8. Masukan loyang ikan ke dalam oven lalu oven dalam api sedang selama 30-45 menit samapai daging ikan tadi kering berwarna coklat ke emasan.
9. Selanjutnja keluarkan loyang dari oven lalu dinginkan ovenan daging ikan tersebut.
10. Setelah itu blander ovenan daging ikan hingga halus.
11. Untuk menghasilkan butiran telung yang sempurna maka ayak kembali halusan tepung ikan.
12. Tepung ikan siap di kemas dengan kemasan kedap udara untuk hasil produk yang lebih tahan lama.

Demikian adalah sedikit ilmu mengenai cara atau metode membuat tepung ikan. Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat.

continue reading Metode pengolahan ikan menjadi tepung ikan

Memilih induk Ikan Nila Jantan dan Betina yang Berkualitas

Ikan nila merupakan salah satu jenis ikan konsumsi yang termasuk dalam komoditas ikan air tawar yang mudah untuk dibudidayakan. Selain itu ikan nila juga memiliki rasa daging yang nikmat dan gurih saat dimasak dan harganya yang terjangkau membuat komoditas ikan nila ini digemari oleh masyarakat indonesia.

Oleh karena itu akan sangat menguntungkan apabila kita mampu untuk membudidayakan komoditas ikan air tawar yang satu ini.
Namun di era saat ini masyarakat tidak hanya mengkonsumsi ikan begitu saja, tentunya mereka akan memilih ikan yang baik dan berkualitas untuk mereka konsumsi khususnya di kalangan atas dan menengah.
Untuk itu ketika akan melakukan pembudidayaan ikan nila ini perlu adanya seleksi, khususnya seleksi untuk induk ikan Nila tersebut untuk menghasilkan benih ikan yang baik pula

Cara memilih atau mengetahui ciri-ciri induk ikan nila yang baik dapat kita uraikan sebagai berikut.

Ciri induk nila betina yang baik:
1. Tubuh memanjang
2. Tidak banyak bercak/corak
3. Gerak lamban
4. Perut terlihat lebih besar
5. Warnanya lebih kusam
6. Mempunyai dua lubang kelamin yang berfungsi untuk jalan keluarnya telur dalam perut dan lubang eksresi.
7. Kondisi tubuh lengkap atau tidak cacat
8.warna kelamin merah dan bengkak

Ciri induk nila jantan yang baik
1. Tubuh lebih bulat
2. Warna nya lebih terang atau mencolok
3. Memiliki satu lubang kelamin yang memanjang dan merah.
4. Gerakan lebih agresif atau lincah
5. Ujung sirip berwarna kemerah-merahan
6. Apabila daerah kelamin di pijit keluar cairan putih atau sperma berwarna bening
7.tidak banyak bercak pada kulit ikan

Cara diatas merupakan cara dasar yang di lakukan untuk mengetahui dan mengenali secara fisik apakah induk ikan nila tersebut sudah siap untuk di pijah dan apakah induk tersebut masuk dalam kategori induk ikan nila yang baik dan berkualitas.

Karena pada induk ikan nila yang baik maka akan menghasilkan benih ikan nila konsumsi yang baik dan berkulitas pula apabila di budidayakan secara baik dan benar.
Adapun cara lain untuk mengetahui induk ikan nila ini layak untuk dipijahkan atau tidak yaitu:

Yang pertama baik induk jantan ataupun induk betina ikan nila harus dipastikan kematangan gonad nya dengan melihat kelamin ikan tersebut, ikan yang matang gonad kelamin akan membengkak dan merah biasanya ada pada kisaran umur 5-6bulan

Yang kedua yaitu menimbang dari bobot ikan nila, untuk ikan nila jantan minimal memiliki bobot dikosaran 250 gram dengan panjang 25cm dan untuk induk betina kisaran 200 gram dengan panjang 22 cm.

Untuk pemijahanya itu sendiri idealnya dilakukan pada perbadingan 3:1 yaitu 3 betina banding 1 jangan dalam 1 meter persegi.

Artikel di atas merupakan secuit kecil salah satu cara untuk memilih induk ikan nila yang baik dan berkualitas serta siap untuk di pijahkan. Semoga artikel ini dapat membantu anda untuk menemukan solusi memilih induk yang baik.

continue reading Memilih induk Ikan Nila Jantan dan Betina yang Berkualitas